Jumat, 18 Desember 2009

Ekspresi Emosi

Dalam setiap kebudayaan memilih suatu cahaya ekspresi emosi

untuk ditampilkan kepada anggotanya dalam menyediakan

suatu alat komunikasi. Saat kita belajar bagaimana

mengekspresikan emosi kita, setiap kita berusaha

memilih suatu alat ekspresi yang efektif dan bersesuaian.

Ekspresi adalah efektif jika apa yang anda rasakan memang

keluar. Jika kita merasa marah maka ekspresikan itu dengan

kata-kata yang nyaring dan kita akan merasa puas.

Apa yang kita maksudkan itulah yang kita keluarkan

(katakan), dan kemudian kita akan merasa baik tentang

apa yang kita katakan. Dengan kata lain ekspresi

adalah berssuaian, jika alat atau cara berekspresi itu

diterima oleh kita. Jika kita merasa marah dan memilih

untuk berekspresi dengan berkelahi atau memukul

seseorang dan akibatnya kita masuk rumah sakit

selama enam bulan, maka kita mungkin berpendapat

bahwa cara atau alat yang kita ekspresikan tidaklah

bersesuaian.Jika seseorang tidak senang dengan suatu

emosi, orang itu sering memilih untuk berpikir dari

pada merasa. Emosi bukanlah pikiran, tapi persaan.

Karnanya, dalam suatu interaksi emosionil kita dianjurkan

untuk tidak berkata “mengapa??” terhadap orang yang

sedang emosi karna jika kita menanyakan mengapa??

Kepada orang yang sedang emosi itu sama saja kita

memperbesar jumlah emosi-emosi yang terdapat dalam

diri seseorang. Dalam suatu teori kepribadian terdapat

empat teori yang salah satunya adalah teori aliran

eksistensialis yang berisi agar seseorang menghindari

pertanyaan mengapa?? terhadap orang yang sedang

emosi yaitu suatu kalimat “Jangan ingin tahu”, apa

yang mereka katakan ialah ekspresi emosi itu suatu

usaha untuk komunikasi yang bermakna, dan jika

yang lain datang menjumpai kita dengan suatu emosi,

kita harus berlaku timbal balik dengan suatu emosi,.

Bereaksi dan jawablah dengan bagaimana kita

merasakannya, bukan bagaimana kita memikirkannya.

Bagaimana kita merasa seseorang yang dicintai dalam

kesakitan emosi? Apakah kita merasa sedih,

cinta , takut, marah, atau mati rasa?

Janganlah cemaskan mengenai bagaimana kita

“dianggap” atau diduga merasakannya, tapi rasakanlah

saja. Jika seorang ibu yang penuh cinta mungkin

memilih untuk merasa takut pada permulaanya

karna mendengar anaknya menjerit dan kemudian

mulai menangis. Namun dalam keadaan lain,

dia mungkin memilih untuk merasa marah dan

tersinggung karna sudah berulang kali diganggu

oleh jeritan anak itu (karna main-main umpamanya).

Komunikasi mulai merosot, segera setelah amarah dan

rasa tersinggung ini secara palsu dinyatakan sebagai rasa

kasihan, dan memprihatinkan mengenai apa yang kita

pikir akan menjadi kebaikan kita sendiri. Hindarilah untuk

menggantikan berpikir dengan merasakan dan menggantikan

merasakan dengan berpikir. Berpikir adalah suatu proses

kognitif, suatu proses penilaian intelektual, sedangkan

perasaan adalah suatu emosi, suatu pengalaman sensoris.Jadi

tanamkanlah dalam jiwa kita bahwa tidak ada emosi yang

baik dan emosi yang buruk. Emosi adalah emosi.

Bagaimana kita mengekspresikan emosi-emosi kita,

dapat dinilai atau dianggap orang lain sebagai yang

dapat diterima atau tidak dapat diterima, tapi emosi itu

sendiri tidak dapat diukur secara kualitas. Seperti,

cinta itu sendiri tidaklah “baik”. Seseorang dapat

mencintai atau gemar berkelahi, atau lebih buruk lagi mencintai perang.

Kemudian terdapat bermacam-macam pernyataan

emosi, alaternatif cara-caranya tidak terbatas , dari

“Aku mencintaimu. Aku mengirim bunga ini kepadamu

sehingga kau tahu betapa besarnya cintaku”,sampai kepada,

“Kubunuh dia supaya kau tahu betapa dalam cintaku padamu”.

Setiap orang menafsirkan cinta, dan mengekspresikan

dengan cara masing-masing. Sebagai kita lihat,

kata-kata “Aku mencintaimu” tidaklah harus

mengomunikasikan hal yang sama terhadap

masing-masing individu, jadi cinta yang kita rasakan

adalah suatu bentuk cinta emosi.Ingatlah, bahwa

makin banyak alternative yang kita peroleh, makin

kayalah hidup kita dan makin sedikit alternative

itu yang tersedia makin keringlah kehidupan kita.

Dalam kehidupan manusia terdapat bentuk-bentuk

cinta diantaranya adalah cinta ibu, cinta ayah, cinta eros,

cinta philos, cinta egape, cinta narsistik.

Dimana cinta ibu mempunyai sifat tanpa syarat

maksudnya adalah suatu bentuk cinta yang

digunakan untuk mengkomunikasikan bahwa kenyataanya

kita berada, sudah cukup bagi kita untuk dicintai, kemudian

cinta ayah adalah cinta yang bersyarat maksudnya

adalah kita tidak dapat membuat seseorang untuk

menunjukan cinta ayah kepada kita, kecuali

dengan memenuhi syarat-syarat tertentu.

Bentuk cinta ini digunakan untuk mengajarkan

tanggung jawab akan perilaku kita dan konsekuensi

dari perilaku itu, kemudian cinta eros adalah cinta yang

dapat dirasakan melalui persepsi dari keunggulan fisik,

keunggulan spiritual, atau keunggulan estetika.

Kemudian cinta philos adalah cinta persausaraan,

kemudian cinta egape adalah suatu cinta spiritual,

cinta terhadap suatu ide, cinta terhadap suatu filsafat

atau suatu agama, kemudian yang terakhir adalah

cinta narsistik adalah suatu bentuk cinta yang paling

penting yaitu cinta terhadap diri sendiri.

Tips membeli Keyboard


Tata letak tombol pada keyboard biasa pada umumnya sama, namun ada perbedaan ukuran keyboard yang bisa dipilih. Kita dapat mencoba mengetik untuk melihat apakah keyboard sesuai untuk kita atau apakah tingkat kekerasan dan tekstur keyboard telah memenuhi kebutuhan kita. Berbagai keyboard ergonomik telah tersedia dan biasanya dilengkapi dengan tempat sandar pergelangan tangan pada bagian dasar keyboard untuk menjaga fungsi khusus (hotkey) multimedia dirancang dikebanyakan keyboard. Menekan hotkey akan menjalankan browser web dengan cepat, menerima atau mengirim Email, menjalankan program yang sering digunakan, atau memutar musik.Menggunakan hotkey dapat lebih cepat dari pada mouse.

Senin, 19 Oktober 2009

TUGAS BASIS DATA BU FITRI

DATABASE PEMASARAN

PEMBELI (pembeli_ID, nama, alamat)
KATEGORI (kategori_ID, nm_kategori)
BARANG (barang_ID, nm_barang, harga, kategori_ID)
ORDER (pembeli_ID, barang_ID, jumlah)

1. Tampilkan nama barang yang harganya antara 500000 sampai 1000000 dengan jumlah pembelian diatas 20.

Dengan set different

∏ barang_ID, nm_barang (δ harga >= 500000 ^ harga <= 1000000 (BARANG) )

∏ barang_ID (δ jumlah < 20 (ORDER) )

2. Tampilkan kode pembeli yang beralamat di margonda yang membeli barang dengan jumlah di bawah 10.

Dengan intersection

∏ pembeli_ID (δ alamat= “margonda” (PEMBELI) )

∏ pembeli_ID (δ jumlah < 10 (ORDER) )

3. Tampilkan nama barang dengan kategori hardware.

Dengan division

∏ kategori_ID, nm_barang (BARANG) ÷ ∏ kategori_ID (δ nm_kategori = “hardware”(KATEGORI)


4. Tampilkan nama pembeli dan nama barang yang memesan dengan kategori elektronik.

Dengan Cartesian product

∏ nama, nm_barang(δ nm_kategori =“elektronik” ^ PEMBELI.pembeli_ID = ORDER.pembeli_ID ^ KATEGORI.kategori_ID = BARANG.kategori_ID^ BARANG.barang_ID = ORDER.barang_ID( PEMBELI X ORDER X BARANG X KATEGORI ) )


5. Tampilkan nama pembeli dan nama barang yang beralamat di kalimalang dengan jumlah pembelian diatas 10.


Dengan Natural join

∏ nama, nm_barang (δ alamat = “kalimalang” ^ jumlah >10 ( PEMBELI |X| ORDER |X| BARANG ) )


6. Tampilkan nama pembeli dan nama barang dengan pembelian diatas 10 dengan kategori elektronik.

Dengan Natural join

∏ nama, nm_barang (δ nm_kategori = “elektronik” ^ jumlah >10 ( PEMBELI |X| ORDER |X| BARANG |X| KATEGORI) )


7. Tampilkan nama pembeli yang membeli dengan harga diatas 1000000

Dengan Teta join

∏ nama (δ harga > 1000000 ^ PEMBELI.pembeli_ID = ORDER.pembeli_ID ^ BARANG.barang_ID = ORDER.barang_ID ( PEMBELI X ORDER X BARANG) )



TRANSLETE KE QUEL

1
Retrieve (B.nm_barang)
Where (B.harga >= 500000 and harga <= 1000000 and O.jumlah < 20 and B.barang_ID = O.barang_ID);


2.
Retrieve (P.pembeli_ID)
Where (P.alamat = “margonda” and B.harga < 10 and
O.pembeli_ID = P.pembeli_ID);

3.
Retrieve (B.nm_barang)
Where (K.nm_kategori = “hardware” and K.kategori_ID = B.kategori_ID);


4.
Retrieve (P.nama, B.nm_barang)
Where (B.nm_kategori = “elektronik” and B.kategori_ID = K.kategori_ID and B.barang_ID = O.barang_ID and O.pembeli_ID = P.pembeli_ID);


5.
Retrieve (P.nama, B.nm_barang)
Where (B.alamat = “kalimalang” and O.jumlah > 10 and P.pembeli_ID = O.pembeli_ID and B.barang_ID = O.barang_ID);

6.
Retrieve (P.nama, B.nm_barang)
Where (O.jumlah > 10 and K.nm_kategori = “elektronik” and K.kategori_ID = B.kategori_ID and B.barang_ID = O.barang_ID);



7.
Retrieve (P.nama)
Where (O.harga > 1000000 and B.barang_ID = O.barang_ID and P.pembeli_ID = O.pembeli_ID);

Rabu, 16 September 2009

WINDOWS 95 Dilengkapi Dengan Fitur IPX/SPX

Sejarah

Windows 95 adalah sistem operasi hibrida 16-bit/32-bit yang diproduksi oleh Microsoft. Windows 95 diperkenalkan ke publik pada tanggal 14 Agustus 1995, menyusul kampanye iklan yang agresif dari Microsoft. Windows 95 diperkenalkan dengan menggunakan rancangan menu "Start", menu inovatif untuk mengakses grup program (pengganti Program Manager), selain itu juga diperkenalkan Windows Explorer sebagai pengganti File Manager, dukungan plug-and-play, dukungan program aplikasi MS-DOS dan Windows 16-bit dan Windows 32-bit, dan dukungan bagi nama-nama berkas (file) yang panjang, yang mendukung penamaan hingga 256 karakter, dan browser opsional Microsoft Internet Explorer.

Berikut merupakan edisi dari Windows 95:

Rilis

Versi

Dirilis

Internet Explorer

Dukungan USB

Dukungan FAT32

Dukungan DMA

Windows 95 Retail

4.00.950

1995

Tidak Ada (Versi 1.0 di Microsoft Plus! for Windows 95)

Tidak Ada

Tidak Ada

Tidak Ada

Windows 95 Retail SP1

4.00.950A

1995

Tidak Ada (Versi 1.0 di Microsoft Plus! for Windows 95)

Tidak Ada

Tidak Ada

Tidak Ada

Windows 95 OEM Service Release 1

4.00.950A

1995

1.0

Tidak Ada

Tidak Ada

Tidak Ada

OEM Service Release 2

4.00.1111 (4.00.950B)

1996

3.0

Tidak Ada

Ada

Ada

OEM Service Release 2.1

4.03.1212-1214 (4.00.950B)

1996

3.0

Ada

Ada

Ada

OEM Service Release 2.5

4.03.1214 (4.00.950C)

1997

4.0

Ada

Ada

Ada


Fitur-Fitur windows 95

Windows 95 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:

  • Sebuah antarmuka grafis yang didesain ulang (sangat berbeda dengan versi Windows 3.x), yakni desktop yang dapat dikonfigurasikan, adanya taskbar, tombol Start, dan menu konteks.
  • Kompatibilitas dengan perangkat keras yang lama, serta aplikasi MS-DOS 16-bit serta Windows 16-bit.
  • Arsitektur 32-bit untuk driver perangkat, yang disebut oleh Microsoft Virtual Device Driver (VxD).
  • Fungsi multitasking yang ditingkatkan. Windows 95 menggunakan skema preemptive multitasking, menggantikan skema cooperative multitasking yang sebelumnya digunakan oleh Windows 3.x.
  • Subsistem jaringan, subsistem disk, dan subsistem pencetakan yang berbasis 32-bit dan juga terintegrasi.
  • Dukungan jaringan terintegrasi yang cukup luas, mencakup Microsoft Networking (NetBEUI), TCP/IP, NetWare (IPX/SPX), Banyan Vines; Windows Messaging untuk berkirim e-mail; Dial-up Networking untuk koneksi Remote Access Services (RAS) dan koneksi Internet.
  • Dukungan terhadap nama berkas panjang.
  • Dukungan plug-and-play untuk mendeteksi instalasi perangkat keras dan konfigurasi terhadapnya secara otomatis.
  • Dukungan Advanced Power Management (APM) untuk manajemen daya
  • Dukungan multimedia (audio/video) terintegrasi.
  • Dukungan terhadap manajemen secara terpusat dari server, seperti halnya group policy, dan user profile.

Berdasarkan fitur yang ada system operasi windows 95 dilengkapi dengan dukungan jaringan IPX/SPX atau Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange yang mempunyai fungsi utama sebagai media transmisi data dan menjamin validitas data yang ditransmisikan oleh IPX sehingga data yang dikirim tidak mengalami gangguan ataupun terjadi kerusakan pada data.

Internetwork Packet Exchange

IPX (bahasa Inggris: Internetwork Packet Exchange) adalah protokol jaringan komputer yang digunakan oleh sistem operasi Novell NetWare pada akhir dekade 1980an hingga pertengahan dekade 1990an. IPX adalah protokol komunikasi tanpa koneksi (connectionless), seperti halnya Internet Protocol dan User Datagram Protocol pada kumpulan protokol TCP/IP. Selain membutuhkan protokol IPX, Novell NetwareSequenced Packet Exchange (SPX) dan Network Control Protocol (NCP). Protokol ini diturunkan oleh Novell dari protokol IDP yang terdapat di dalam Xerox Network Services. juga membutuhkan protokol tingkat tinggi bernama

IPX digunakan untuk melakukan pemetaan paket-paket data dari satu titik di dalam jaringan ke titik lainnya melalui sebuah internetwork. IPX beroperasi di lapisan jaringan (lapisan ketiga pada model OSI), dan dapat digunakan di dalam teknologi Ethernet, Token Ring, dan protokol lapisan data-link lainnya. IPX memang dahulu pernah digunakan pada Local Area Network (LAN) berbasis Novell NetWare sebelum akhirnya Novell menggantinya dengan TCP/IP saat merilis NetWare 5.x. Sebelum diganti dengan TCP/IP, protokol ini merupakan protokol yang sangat populer.

Pada awalnya, penggunaan IPX sangatlah banyak, sebelum munculnya Internet booming pertengahan dekade 1990an. Pada saat itu, komputer dan jaringan komputer dapat menjalankan beberapa protokol jaringan, sehingga hampir semua jaringan berbasis IPX juga menjalankan TCP/IP untuk mengizinkan konektivitas Internet. Sebelum versi NetWare 5.x IPX merupakan protokol yang wajib, akan tetapi, pada versi 5.x atau yang lebih baru, Novell mengizinkan penggunanya untuk menjalankan NetWare tanpa IPX.

Pengalamatan IPX

Node-node IPX memiliki skema pengalamatan sebagai berikut:

  • Jaringan-jaringan logis diberi alamat 32-bit bilangan heksadesimal dengan jangkauan dari 0x00000001 hingga 0xFFFFFFFE. Alamat ini dinamakan juga dengan alamat jaringan (network address).
  • Setiap host memiliki alamat node-nya masing-masing, yang secara default-nya diatur ke alamat MACnode tersebut. Alamat node pun ditambahkan ke alamat jaringan untuk membuat tanda pengenal unik untuk host-host di dalam jaringan. yang digunakan oleh kartu jaringan yang digunakan oleh

Persamaan IPX dengan IP

Alamat jaringan IPX, secara konsep, mirip dengan alamat IP, yakni pada bagian network identifier dari total panjang 32-bit alamat IP (bagian alamat IP dengan bit subnet mask-nya diset ke angka 1). Mengingat alamat node menggunakan alamat MAC dari kartu jaringan yang digunakan, maka protokol Address Resolution Protocol (ARP) pun tidak dibutuhkan. Saat melakukan routing, entri-entri di dalam tabel routing IPX juga sama dengan tabel routing IP, yakni routing dilakukan dengan menggunakan alamat jaringannya, dan setiap alamat jaringan, format network:node digunakan, dengan cara yang sama dengan format alamat IP/subnet mask yang digunakan di dalam tabel routing IP.

IPX melalui Ethernet

IPX juga dapat ditransmisikan melalui teknologi Ethernet dengan menggunakan empat buah jenis enkapsulasi, sebagai berikut:







Coment saya:

Menurut saya dengan semakin berkembangnya teknologi sesuatu kekurangan dapat di antisipasi dengan daya pikir manusia yang semakin berkembang sehingga menciptakan suatu karya yang bermanfaat untuk seluruh umat manusia dan mudah digunakan atau dalam bahasa komputernya user friendly seperti pada system operasi windows ini yang berawal dari DOS dimana di seorang user harus dibuat susah dengan fitur-fitur yang menyusahkan sehingga penggunaanya kurang efektif dan efisien, jadi dengan adanya pemikiran seperti itu Microsoft mencoba menambahkan fitur-fitur yang lebih efekti dan efisien dengan grafik yang bagus sehingga munculah system operasi terbaru yaitu windows versi 3.x, windows 93, windows 93, windows 98, windows 2000, windows xp, sampai yang terbaru adalah windows 7.

Kekurangan pada windows 95 menurut saya adalah dari segi grafik desainnya yang kurang menarik dan terlihat kaku.

Kelebihanya seperti yang sudah dijelaskan dalam makalah ini dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru seperti plug-and-play, Microsoft Virtual Device Driver, pendukung jaringan seperti IPX dll.


Referensi:
www.wikipedia.com
http://atinsupriyanto.wordpress.com

Sabtu, 12 September 2009

Pemrograman Berbasis Objek (PBO)

Pemrograman Berbasis Objek (PBO)

<>

A..Object

A.1.Definisi dan Gambaran Umum Object

Object merupakan sesuatu yang memiliki identitas (nama), pada umumnya juga memiliki data tentang dirinya maupun object lain dan mempunyai kemampuan untuk melakukan sesuatu dan bisa bekerja sama dengan objek lainnya. Pada dasarnya semua benda yang ada di dunia dapat dianggap sebagai sebuah object. Rumah, mobil, sepeda motor, meja, dan komputer merupakan contoh-contoh object yang ada di dunia nyata. Object adalah implementasi dari class. Secara sederhananya, dapat dikatakan terdiri dari properti (atribut) dan method.

Pemahaman singkatnya :

• Objek merupakan sebuah objek khusus yang digunakan untuk mengakses anggota objek (atribut atau method) dari dalam objek itu sendiri.

• Apabila terdapat variabel lain yang memiliki nama yang sama dengan nama atribut di dalam objek, “this” dapat digunakan untuk merujuk ke atribut objek.

A.2.Karakteristik Object

Setiap object memiliki dua karakteristik yang utama, yaitu atribut dan behavior. Atribut merupakan status object dan behavior merupakan tingkah laku dari object tersebut. Contoh sederhana adalah sepeda. Object sepeda memiliki atribut : pedal, roda, dan gigi, kecepatan serta memiliki tingkah laku seperti pacu dan rem. Sama seperti penggambaran di dunia nyata, pengembangan program dengan konsep OOP juga menggunakan model object yang akan menyimpan atributnya dalam variabel dan tingkah lakunya dalam method atau fungsi-fungsi/prosedur. Deskripsinya :

Contoh objek : Sepeda

- Sepeda memiliki atribut ( state ) : pedal, roda, jeruji, dan warna.

- Sepeda memiliki tingkah laku ( behaviour ) : kecepatannya menaik, kecepatannya menurun, dan perpindahan gigi sepeda.

Dalam pengembangan perangkat lunak berorientasi objek, objek dalam perangkat lunak akan menyimpan state-nya dalam variabel dan menyimpan informasi tingkah laku ( behaviour ) dalam method-method atau fungsi-fungsi/prosedur.

A.3.Deklarasi Object dalam Pemrograman Java

Bentuk Umum Object :

namaObjek.namaMethod([daftarNilaiParameter]);

namaObjek.namaAttribute;

Deskripsi pendeklarasiannya (sebagai contoh) 1 :

Misalnya kita akan membuat objek sepeda dengan nama Onthel dan Onta, sepeda Onthel mempunyai 10 gigi dengan merk enlander sedangkan sepeda Onta memiliki 20 gigi dengan merk wan ‘abud, maka pembuatan / deklarasi objeknya adalah:

Sepeda Onthel=new Sepeda(10, “Enlander”);

Sepeda Onta=new Sepeda(20,”Wan Abud”);

Terlihat bahwa objek onthel dan onta akan memanggil konstruktor sepeda dengan 2

parameter yakni gigi dan merk. Sekarang kita akan coba membuat objek sepedaku dari class sepeda dengan meman ggil konstruktor tanpa berparameter.

Sepeda Sepedaku= new Sepeda();

Maka secara otomatis, objek sepedaku akan berisi gigi 0 dengan merk “Aneh”.

Deskripsi pendeklarasiannya (sebagai contoh) 2 :

Untuk membuat object, kita menggunakan perintah new dengan sebuah nama class yang akan dibuat sebagai instance dari class tersebut, sebagai contoh :

String str = new String();

Random r = new Random();

Pegawai p2 = new PEgawai();

Date hari = new Date();

Hari adalah object reference dari class Date yang akan digunakan untuk mengakses classnew adalah operator yang akan menghasilkan hari sebagai reference ke instance dari class Date(). Date. Sedangkan operator

B. Class

B.1.Definisi dan Gambaran Uum Class

Class didefinisikan sebagai sebuah blue print, atau prototipe, yang mendefiniskan variabel-variabel dan metode-metode yang umum untuk semua objek dari n jenis tertentu (n maksudnya jumlah tertentu). Sebuah kelas menyerupai sebuah struktur yang merupakan tipe data sendiri, misalkan tipe data titik yang terdiri dari koordinat x dan y. Bahasa Java telah menggunakan sebuah kelas untuk menyatakan tipe data titik karena bahasa pemrograman Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek murni sehingga tidak mengenal struktur, melainkan mengenal apa yang disebut dengan kelas.

Perbedaan sebuah kelas dengan sebuah struktur adalah sebuah kelas dapat berdiri sendiri dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan kelas-kelas yang lain, sedangkan sebuah struktur tidak dapat berdiri sendiri. Sebuah kelas lebih fleksibel untuk digunakan oleh kelas lain tanpa harus membongkar kode program utama, sedangkan jika digunakan struktur maka kode program harus dibongkar unuk disalin bagian strukturnya ke kode program utama yang lain.

Sebuah file dapat terdiri dari berbagai kelas, namun biasanya pada bahasa pemrograman Java sebuah file hanya terdiri dari satu kelas yang disimpan dengan nama kelas, misal file List.java berisi kelas List. Namun jika kelas yang dibuat misalnya public class nama_kelas, maka kelas itu harus disimpan dalam satu file hanya untuk satu kelas. Setelah dilakukan kompilasi maka pada Java akan ada sebuah file .class yang berisi bytecode dari setiap kelas.

Jika sebuah file terdiri dari dua kelas, maka setelah dilakukan kompilasi akan dihasilkan dua buah file .class yang nantinya akan dibaca oleh interpreter Java saat program dieksekusi. Sebuah kelas saat program dieksekusi dan perintah new dijalankan, maka akan dibuat sebuah objek. Class adalah template untuk pembuatan objek. Class juga memiliki anggota, diantaranya : atribut dan method.

Pemahaman singkatnya :

• Class merupakan pola / template yang menggambarkan kumpulan object yang mempunyai sifat

dan perilaku yang sama.

• Class merupakan struktur data dari object (blueprint dari sebuah object), dan proses pembuatan object dari sebuah class disebut juga dengan instantiation..

• Class merupakan definisi data dan fungsi dari suatu hal (benda, konsep, dll).

Di dalam class dideklarasikan variabel dan method yang dimiliki oleh obyek

B.2.Karakteristik Class

Class memiliki beberapa karakteristik, diantaranya : anggota class terdiri dari atribut dan method. Tiap-tiap anggota class memiliki control pengaksesan tersendiri, maksudnya adalah apakah anggota class tersebut dapat diakses dengan bebas (dengan tipe public) atau hanya dapat diakses melalui sebuah interface. Dalam hal ini, interface adalah device yang digunakan untuk komunikasi antar object berbeda yang tidak memiliki hubungan apapun. Interface bisa dikatakan sebagai protokol komunikasi antar object tersebut.

B.3.Deklarasi Class dalam Pemrograman Java

Bentuk Umum Class :

(modifier1)class NamaKelas (modifier2)

{

Classbody

}

Dalam pemrograman Java, untuk mendeklarasikan suatu class tentunya kita harus memperhatikan aturan-aturan umumnya, diantaranya :

- Tidak menggunakan space (spasi / blank) atau menggunakan spasi dengan diganti “_” (misal : class Sarjana_Mipa)

- Apabila nama kelas terdiri atas 2 kata, maka huruf pertama dari kedua kata tersebut menggunakan huruf besar (misal : class SarjanaMipa)

- Tidak menggunakan kata-kata yang telah dipakai oleh compiler (reserved Word)

Deskripsi pendeklarasiannya (sebagai contoh) :

Public Class Sepeda{

private String merk;

Variable

private int gigi;

public Sepeda(){

this.gigi=0;

Konstruktor

this.merk=”Aneh”

}

public Sepeda(int g, string m){

this.gigi=g;

this.merk=m;

}

public void ganti_gigi(int g){

this.gigi=g;

Method

}

public String tampilkan_merk(){

return this.merk

}

Class Body

}

B.4.Class Body

Class Body merupakan bagian dari kelas yang mendeklarasikan kode-kode program java. Class Body tersusun atas:

a .Konstruktor

b. Variable

c. Method (Fungsi-fungsi atau prosedur)

Berikut adalah penjelasan secara umum apa yang dimaksud dengan konstruktor dan juga bagaimana peranannya :

Konstruktor adalah suatu method yang mempunyai nama sama dengan nama class dimana method itu dibuat. Fungsi konstruktor adalah sebagai inisiasi awal dari terbentuknya sebuah objek. Sebuah kelas harus memiliki sebuah metode yang disebut sebagai konstruktor. nama sebuah konstruktor harus sama dengan nama dari sebuah kelas, misalkan kelas Elemen maka konstruktornya adalah Elemen().

Sebuah konstruktor juga dapat menerima sebuah masukan seperti halnya prosedur pada pemrograman prosedural. Fungsi dari sebuah konstruktor adalah mengalokasikan sebuah objek saat program dieksekusi, memberikan nilai awal sebagai inisialisasi dari semua atribut yang perlu diinisialisasi dan mengerjakan prosesproses yang diperlukan saat sebuah objek dibuat.

Namun, pada kenyataannya sebuah konstruktor dapat tidak berisi apa-apa, hal ini jika memang tidak diperlukan adanya inisialisasi atau proses yang dikerjakan ketika sebuah objek dibuat. Konstruktor tersebut disebut sebagai konstruktor default. Konstruktor harus bersifat public karena sebuah konstruktor akan diakses oleh kelas lain untuk membuat objek suatu kelas. Sebuah kelas dapat memiliki konstruktor lebih dari satu.

Pada saat eksekusi program, kompiler atau interpreter akan mencari konstruktor mana yang sesuai dengan konstruktor yang dipanggil, hal ini juga merupakan overloading .

B.5.Perbedaan antara Class dengan Object

Class tentunya berbeda dengan object. Class merupakan prototipe yang mendefinisikan variabel dan method secara umum. Akan tetapi, object adalah hasil instansiasi dari suatu class.

Object-object yang memiliki kondisi yang berbeda seperti sepeda A pada gigi posisi 4 dan sepeda B pada gigi posisi 6 dapat disatukan dalam satu “class sepeda” berdasarkan kondisi umum sepeda yang dapat ubah posisi giginya. Untuk dapat memahami Konsep OOP dengan baik seorang pemrogram harus dapat membedakan antara object dengan class.

C. Method

C.1.Definisi dan Gambaran Umum Method

Method adalah fungsi atau prosedur yang dibuat oleh seorang programmer didalam suatu Class. Dengan kata lain, method pada sebuah kelas hampir sama dengan fungsi atau prosedur pada pemrograman prosedural. Pada sebuah method di dalam sebuah kelas juga memiliki izin akses seperti halnya atribut pada kelas, izin akses itu antara lain private, public dan protected yang memiliki arti sama pada izin akses atribut yang telah dibahas sebelumnya. Sebuah kelas boleh memiliki lebih dari satu method dengan nama yang sama asalkan memiliki parameter masukan yang berbeda sehingga kompiler atau interpreter dapat mengenali method mana yang dipanggil. Hal ini dinamakan overloading. Di dalam sebuah kelas, terdapat juga yang disebut sebagai method atau atribut statis yang memiliki kata kunci static. Maksud dari statis di sini adalah method yang dapat diakses secara berbagi dengan semua objek lain tanpa harus membuat objek yang memiliki method statis tadi (tanpa proses new), tapi sebuah method statis mempunyai keterbatasan yaitu hanya dapat mengakses atribut atau method lain di dalam kelas yang membungkusnya yang juga bersifat statis. Method statis biasanya diimplementasikan untuk method main.

C.2.Karakteristik Method

Didalam suatu class, behavior disimpan dalam bentuk Method. Method merupakan serangkaian statemen / perintah (perintah = baris program) dalam suatu class yang menghandle task tertentu. Method merupakan hal-hal yang bisa dilakukan oleh object dari suatu class. Method didefinisikan pada class akan tetapi dipanggil melalui object. Method memiliki peranan diantaranya :

- merubah nilai atribut dari suatu object,

- menerima informasi dari object lain, dan

- mengirim informasi ke obyek lain untuk melakukan suatu task (cara obyek berkomunikasi dengan obyek lain adalah dengan menggunakan method).

C.3.Deklarasi Method dalam Pemrograman Java

Suatu method terdiri atas dua bagian / dua blok, yakni Method Declaration dan Method Body.

Bentuk Umum Method :

:

[modifier] tipe_return_value namaMethod(tipe parameter)

{

methodbody;

}

Deskripsi pendeklarasiannya (sebagai contoh) :

Public int perkalian (int y;int z)

}

Method Body

Int x=0;

X=y*z;

Return x;

}

Keterangan :

Public = Akses Level

Method Declaration

Int = Return type

Perkalian = Nama Method

(Int y; int z) = Parameter

Akses Level

Access Level menentukan level pengaksesan sebuah method. Hal ini menentukan apakah sebuah method bias diakses oleh objek lain, objek anak, objek dalam satu paket atau tidak dapat diakses oleh suatu object sama sekali berikut adalah beberapa jenis level access:

- Public

Atribut ini menunjukan bahwa fungsi/method dapat diakses oleh objek lain.

- Private

Atribut ini menunjukan bahwa fungsi atau method tidak dapat diakses oleh objek lain.

- Protected

Atribut ini menunjukan bahwa fungsi atau method hanya bisa diakses oleh objek itu sendiri atau objek lain yang merupakan subclass nya.

Return Type

Setiap fungsi menghasilkan suatu nilai dengan tipe data tertentu. Apabila terdapat suatu fungsi yang tidak menghasilkan suatu nilai apapun maka bagian return type ini diganti dengan void.

Method Name / Nama Method

Setiap fungsi dalam pemrograman mempunyai identitas nama fungsi. Penamaan fungsi / method mengikuti aturan :

- Tidak menggunakan spasi atau menggunakan spasi dengan diganti “_” (misal method .Hitung_integral).

- Tidak menggunakan kata-kata yang telah dipakai oleh compiler (reserved Word).

Parameter

Bagian parameter diisi dengan parameter-parameter fungsi yang diperlukan. Parameter apabila lebih dari satu akan dipisahkan dengan tanda koma (“,”) parameter-parameter pada fungsi-fungsi di java akan di bypass value yang artinya pada tiap fungsi tidak akan dapat merubah isi dari variable parameter yang dimasukan.

D. Atribut

D.1.Definisi dan Gambaran Umum Atribut

Atribut dari sebuah kelas adalah variabel global yang dimiliki sebuah kelas, Atribut dapat memiliki hak akses private, public maupun protected. Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai private hanya dapat diakses secara langsung oleh kelas yang membungkusnya, sedangkan kelas lainnya tidak dapat mengakses atribut ini secara langsung. Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai public dapat diakses secara langsung oleh kelas lain di luar kelas yang membungkusnya. Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai protected tidak dapat diakses secara langsung oleh kelas lain di luar kelas yang membungkusnya, kecuali kelas yang mengaksesnya adalah kelas turunan dari kelas yang membungkusnya.

D.2.Karakteristik Atribut

Dalam class, atribut disebut sebagai variabel. Atribut dapat membedakan antara satu object dengan object yang lain. Sebagai contoh, pada class : mahasiswa, terdapat object mahasiswa si A, dan object mahasiswa si B. Yang membedakan antara object si A dan si B adalah NPM-nya (Nomor Pokok Mahasiswa) yang merupakan atribut dari object tersebut. Pada atribut, terdapat pula dua istilah variabel, yaitu Instance Variabel dan Class Variable. Dimana pada tiap variabel memiliki karakteristik tersendiri, diantaranya : Pada Instance Variabel àtiap object memiliki instance variabel dan menyimpan nilainya tersendiri. Sedangkan pada Class Variabel à atribut yang dimiliki oleh semua object yang berasal dari class yang sama, serta semua object memiliki nilai class variabel yang sama. atribut yang dimiliki object dari class yang sama, serta

D.3.Deklarasi Atribut dalam Pemrograman Java

Bentuk Umum Atribut :

[modifier] tipedata namavariabel;

[public] [static] final tipedata NAMA_KONSTANTA = nilai;

Merujuk pada Sub bahasan D.1.Definisi dan Gambaran Umum Atribut, berikut ini adalah contoh penggunaan atribut-atribut yang dimaksud (atribut yang ada didalam suatu class) :

Deskripsi pendeklarasiannya (sebagai contoh) :

class Elemen

{

private Elemen next1;

public Elemen next2;

protected Elemen next3;

Elemen()

{}

}

*) Catatan :

Jika kelas lain mempunyai objek dari kelas Elemen, dengan dilakukan pembuatan objek sbb: Elemen e = new Elemen(), maka :

● Atribut next1, tidak dapat diakses melalui elemen next1 karena atribut yang hak aksesnya private hanya dapat diakses oleh kelas yang membungkusnya. Jadi, pengaksesannya dapat dilakukan dengan membuat method pada kelas Elemen yang akan mengembalikan nilai atribut next1 tersebut. Contoh:

public getNext1()

{

return next1;

}

Kelas lain yang akan mengakses atribut next1 pada kelas Elemen harus memanggil method getNext1().Izin akses private ini ditujukan untuk melindungi atribut - atributnya agar tidak dapat diakses oleh kelas lain.

● Atribut next2, dapat diakses kelas lain melalui e.next2 karena bersifat public yang memungkinkan kelas lain untuk mengakses secara langsung terhadap kelas tersebut. Jika sebuah atribut tidak ditulis izin aksesnya, maka interpreter Java akan menganggap atribut tersebut memiliki izin akses public.

● Atribut next3, dapat diakses secara langsung oleh kelas lain yang merupakan turunan kelas Elemen. Izin akses protected ini dimaksudkan untuk melindungi atribut agar tidak diakses secara langsung oleh sembarang kelas lain, kecuali oleh kelas turunannya.

E. Implementasi Program Java Lengkap (Object, Class, Method, dan Atribut)

Deskripsi Program :

Class : Radio

Object : Radioku

Attribute : Warna Kuning Jeruk

Merek Arrowz

Pemutar volume

Tombol on/off

Method : Membesarkan volume

Menyalakan radio

Mematikan radio

Dari contoh di atas, terdapat satu buah class Radio dengan object Radioku. Object dalam class Radio bisa dibuat lebih dari satu. Kita bisa membuat object Radioku, Radiomu, Radionya Budi, dan Radionya Ridho. Banyak object yang dapat diciptakan dari satu kelas yang sama seperti halnya banyak radio yang dapat dibuat dari satu gambar rancangan yang sama. Bagaimana bentuk class, object, attribute, dan method dalam baris-baris pemrograman berbasis object? Mari kita lihat melalui bahasa Java yang menerapkan OOP :

// Radio.java

class Radio

{

String warna; //attribute dari class Radio

String merek; //attribute adalah data member atau variabel

int volume;

int off = 1;

//method dari kelas Radio

//method melakukan sebuah fungsi atau tugas dalam sebuah kelas

void nyalakanRadio()

{

System.out.println ("Radio menyala...");

off = 0; //tanda bahwa radio menyala

}

void matikanRadio()

{

off = 1; //tanda bahwa radio tidak menyala

System.out.println ("Radio tidak menyala...");

}

void besarkanVolume()

{

if (off == 1) //jika radionya mati

{

System.out.println ("Radio saat ini tidak menyala.");

System.out.println ("Tidak bisa besarkan volume.");

}

else

System.out.println ("Volume bertambah 1 level.");

}

void kecilkanVolume()

{

if (off == 1) //jika radionya mati

{

System.out.println ("Radio saat ini tidak menyala.");

System.out.println ("Tidak bisa kecilkan volume.");

}

else

System.out.println ("Volume berkurang 1 level.");

}

void cetakAttribute()

{

System.out.println ("Warna radio: " + warna);

System.out.println ("Merek radio: " + merek);

}

} //akhir dari kelas Radio

Semua data member (variabel) dan method dibungkus dalam kelas-kelas atau object-object. Class Radio memiliki data yang berfungsi sebagai attribute seperti warna, merek, off, dan volume. Class Radio juga memiliki fungsi atau tugas yang berfungsi sebagai method seperti nyalakanRadio, matikanRadio, besarkanVolume, kecilkanVolume, dan cetakAttribute.

Selanjutnya, mari kita buat file RadioBeraksi.java Yang menggunakan attribute dan method dari file Radio.java.

//RadioBeraksi.java

public class RadioBeraksi

{

public static void main (String[] args)

{

//membuat object terlebih dahulu

Radio radioku = new Radio();

//memanggil attribute dan memberi input nilai

radioku.warna = "Hitam";

radioku.merek = "Arrowz";

//panggil method dari class Radio

radioku.cetakAttribute();

radioku.kecilkanVolume();

radioku.nyalakanRadio();

radioku.besarkanVolume();

radioku.matikanRadio();

}

}

Dari baris-baris pemrograman dengan bahasa java yang dilengkapi dengan comment (komentar), kita dapat melihat bagaimana definisi class, object, data (attribute), dan method. Dalam OOP, data member dan method diperlakukan sama, tidak seperti dalam pemrograman terstruktur. Bagaimanapun, penggunaan sudut pandang object memberikan nuansa yang berbeda dalam merancang sebuah program.

met Deteng ah di CiTy IT Blog aye...

Tempatnye orang-orang yang punya imajinasi guede!!!!pan harus begaye asal otaknye juge begaye